Rabu, 26 Agustus 2020

Sebut saja namanya Joe

Kamu yang terus bersembunyi dan mengeraskan hati

Semua boleh sudah kamu lalui, sudah kamu miliki

Namun 1 titik kosong dalam jiwamu

Ketika tangannya mengajakmu, menggapaimu

Untuk mari kita ke "Gereja", mencoba membawamu

Membantumu mengisi kekosongan itu

Kau masih saja mengeraskan hati

Aku akui, akupun sama dengannya ingin

Ingin menggapaimu, mengajak isi kekosongan itu

Satu hal yang kupahami, untuk hadapi kamu

Tidak dengan cara terburu

Kamu tahu tulusnya dia bahkan aku, namun kamu masih saja

Kamu belum siap "membuka hati"


Tentang seseorang yang ku anggap abang sendiri.

Sebut saja namanya Joe.

Mengenalnya dari grup chat telegram.

Teman perusuh dan cerita.

Since April s/d Now (saat tulisan ini terbit)

Update sampai hari ini, sudah 6 bulan mengenalnya (16/10/2020)


Ditulis hari ini

di: Bekasi, 26 Agustus 2020

pukul: 15:15

TTD

Desi N Damaiyanti Samosir