PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI LINGKUNGAN DAN
KEHIDUPAN MANUSIA
UNTUK MEMENUHI TUGAS AKHIR MATA KULIAH
ILMU ALAMIAH DASAR

DISUSUN OLEH :
DESI NUR DAMAIYANTI
141-600-113
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
DAFTAR ISI
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
B.
RUMUSAN
MASALAH
C.
TUJUAN
PENULISAN
D.
MANFAAT
PENULISAN
BAB II
A.
PENGERTIAN DAN PERKEMBANGAN ALAT TRANSPORTASI
B. FUNGSI DAN MANFAAT TRANSPORTASI
C. DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI
D.
UPAYA
MENGATASI DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI
BAB III
A.
KESIMPULAN
B.
SARAN
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG MASALAH
Dari masa ke
masa teknologi cenderung selalu berkembang seiring dengan sifat manusia yang
tidak pernah puas akan hasil penemuan teknologi sebelumnya. Begitu pula
dibidang teknologi transportasi. Transportasi awal dimulai dari tenaga hewan
seperti kuda, banteng dan sapi. Namun berkembangnya akal manusia menciptakan
berbagai kemajuan dalam transportasi, diawali dengan ditemukannya tenaga
listrik. Sehingga kini dapat kita jumpai berbagai alat transportasi,
transportasi darat, udara dan laut.
Alat tranportasi merupakan salah
satu kemajuan teknologi yang membantu manusia dalam berbagai kegiatan
sehari-hari dalam menempuh perjalanan ke suatu tempat. Transportasi dapat
berupa mobil pribadi, taxi, angkutan umum, kereta api, kapal laut bahkan
pesawat terbang. Dan berbagai alat transportasi tersebut merupakan hasil dari
pemikiran akal manusia dalam mempermudah
seseorang mencapai tujuan yang jaraknya jauh dengan waktu yang relative lebih
singkat atau cepat.
Perkembangan
teknologi transportasi tak hanya memiliki dampat positif bagi kehidupan
manusia. Perlu disadari pada teknologi transportasi dalam menjalankan teknologi
tersebut diperlukan bahan bakar. Dimana bahan bakar tersebut didapatkan dari
alam, yaitu minyak bumi. Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak
dapat diperbaharui, sehingga penggunaaan terus-menerus akan berakibat pada alam
itu sendiri. Akibat tersebut dapat berupa pencemaran udara, bahkan kelangkaan
sumber daya alam minyak bumi.
Pengaruh lain dari
perkembangan teknologi yakni semakin banyaknya proyek pembangunan jalan yang
dimana sering mengubahfungsikan alam. Contohnya area persawahan harus digusur
karena merupakan jalur proyek tol Surabaya – Malang. Karena semakin banyaknya
penggunaan transportasi dampak yang ditimbulkan, penulis ingin membahas pada
makalah Tugas Akhir Mata Kuliah ILMU ALAMIAH DASAR , mengenai PENGARUH
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA
B.
RUMUSAN MASALAH
Dalam hal ini penulis membahas beberapa masalah
PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI KEHIDUPAN DI BUMI, yakni :
1. Bagaimana perkembangan alat transportasi
sekarang ?
2. Apa dampak yang ditimbulkan alat tranportasi
terhadap lingkungan sekitar?
3. Bagaimana upaya mengatasi masalah lingkungan
yang ditimbulkan oleh alat transportasi?
C.
TUJUAN
PENULISAN
Dalam
pembuatan karya tulis ini penulis bertujuan untuk menambah kerangka ilmu
mengenai perkembangan teknologi tranportasi dari perubahannya yang jauh
berbeda perkembangannya sekarang dan berusaha mempelajari dampak-dampaknya
terhadap lingkungan hidup, dengan munculnya alat transportasi modern sekarang
memberikan gambaran betapa manusia mampu menciptakan sebuah alat yang tidak ada
sebelumnya dan kemunculannya sangat bermanfaat bagi manusia, tapi dibalik
manfaat positif juga ada dampak negatifnya bagi lingkungan dan masyarakat
setermpat. Dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan akibat
perkembangan teknologi transportasi bagi lingkungan dan kehidupan manusia.
D.
MANFAAT PENULISAN
Memberikan wawasan dan
pembelajaran akan perkembangan teknologi transportasi dari masa ke masa, serta
pengaruh positif dan negative yang ditimbulkan. Serta upaya dalam mengatasi
pengaruh perkembangan teknologi transportasi tersebut.
Dengan mengetahui bagaimana
perkembangan transportasi, sehingga dapat diketahui tentang pola pikir manusia
yang cenderung dinamis dan tidak terbatas. Kemudian dari perkembangan
transportasi ternyata dapat kita ketahui dampak negatif dari perkembangan
tersebut, sehingga timbullah bebagai upaya dalam menyeimbangi dampak negative
yang ditimbulkan. Dengan demikian penulisan ini dapat diambil manfaat dalam
mengupayakan terjaganya keseimbangan alam, baik bagi penulis dan pembaca.
BAB II
A.
PENGERTIAN DAN PERKEMBANGAN ALAT TRANSPORTASI
Transportasi adalah pemindahan manusia
atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah wahana yang digerakkan oleh tenaga
manusia atau tenaga mesin . Transportasi digunakan
untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Di negara maju,
mereka biasanya menggunakan kereta bawah tanah (subway) dan taksi. Penduduk disana jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena
mereka sebagian besar menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka.
Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, laut, dan udara.
Transportasi darat pertama manusia ialah dengan menggunakan tenaga hewan,
dengan
cara menungganginya, sedangkan transportasi laut atau air yaitu dengan
menggunakan perahu kayu. Kemudian ditemukannya roda dua yang mudah
menimbulkan gerakan, sehingga mendorong terciptanya kereta kuda yang dimana
menggunakan roda dua sebagai alat mempermudah dalam transportasi yang dapat
memuat manusia atau barang lebih banyak dari penggunaan kuda saja sebagai
transportasi. Setelah ditemukannya
mesin penggerak roda, maka transportasi bukan
hanya
lebih ringan, tetapi juga lebih cepat.
Sekarang tidak ada tempat didunia
yang tidak dapat dijangkau manusia untuk didatangi, kemudahan dalam
transportasi yang membuat manusia tidak perlu menempuh perjalanan selama
berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Perkembangan
transportasi yang berkembang pesat
menghilangkan pemisah dalam batas- batas Negara baik dalam segi ekonomi,
kerjasama dunia, sosial dll. Alat transportasi yang didukung dengan tehnologi
elektronik atau mekanik seperti mobil yang selalu mengalami perubahan dari masa
kemasa yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menghasilkan mobil yang
canggih dalam kecepatan dan bentuknya.
Adapun setelah dikembangkannya
ilmu pengetahuan dan tehnologi sarana dan prasarana alat transportasi menjadi
lebih mudah. Misalnya: sepeda motor, mobil, bis truk, kereta api, jembatan
dengan kekuatan tertentu sesuai dengan kebutuhan kendaraan yang boleh
melewatinya. Untuk tranportasi melalui laut telah dapat dibuat sesuai kebutuhan
yang dimasuki kapal dengan ukuran tertentu. Bahkan, sekarang dibuat kapal laut
yang bertenaga nuklir. Transportasi lewat udara diamna sebelum ada industri
pesawat terbang. Dengan perkembangan tehnologi dapat diciptakan industry
pesawat terbang dengan kecepatan lebih besar dibandingkan kecepatan suara.
B.
FUNGSI DAN MANFAAT TRANSPORTASI
Menurut Utamo, transportasi memiliki fungsi dan
manfaat yang terklasifikasi menjadi beberapa bagian penting. Transportasi
memiliki fungsi yang terbagi menjadi dua yaitu melancarkan arus barang dan
manusia dan menunjang perkembangan pembangunan (the promoting sector).
Sedangkan
manfaat transportasi menjadi tiga klasifikasi yaitu:
1. Manfaat Ekonomi
Kegiatan ekonomi bertujuan memenuhi
kebutuhan manusia dengan menciptakan manfaat. Transportasi adalah salah satu
jenis kegiatan yang menyangkut peningkatan kebutuhan manusia dengan mengubah
letak geografis barang dan orang sehingga akan menimbulkan adanya transaksi.
2. Manfaat Sosial
Transportasi menyediakan berbagai
kemudahan, diantaranya
a) pelayanan untuk perorangan atau kelompok,
b) pertukaran atau
penyampaian informasi,
c) Perjalanan untuk
bersantai,
d) Memendekkan jarak,
e) Memencarkan penduduk / transmigrasi
penduduk.
3. Manfaat Politis
Transportasi menciptakan persatuan,
pelayanan lebih luas, keamanan
negara,
mengatasi bencana, dll.
4. Manfaat Kewilayahan
Memenuhi
kebutuhan penduduk di kota, desa, atau pedalaman.
C.
DAMPAK
PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI
Perkembangan alat transportasi memiliki dampak positif
dan negatif bagi kehidupan manusia dan lingkungan alam. Teknologi transportasi
memerlukan bahan bakar sebagai penggerak mesin, yakni minyak bumi. Asap-asap
kendaraan mengakibatkan polusi udara di perkotaan, namun alat transportasi juga
memiliki dampak positif akan kenyamanan dalam bertransportasi.
Dampak positif teknologi transportasi :
1. Bagi masyarakat dipedesaan, transportasi sangat
diperlukan dalam menyalurkan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan ke
perkotaan. Sehingga mempermudah hubungan perekonomian masyarakat desa dengan
masyarakat diperkotaan.
2. Mempersingkat waktu perjalanan/ tidak memerlukan waktu
banyak dalam menempuh perjalanan.
3. Gas karbonmonoksida dari kendaraan bermotor bila
bereaksi dengan oksigen diudara akan menghasilkan gas karbon dioksida yang bisa
dimanfaatkan dalam proses fotosintesis pada tumbuhan.
Dampak
negatif :
1. Minyak bumi semakin langka seiring perkembangan dan
pemakaian alat transportasi terus-menerus.
2. Alam menjadi tidak estetis (indah) , seperti asap
kendaraan bermotor yang bercampur dengan debu akan membentuk oksidasi nitrogen
yang menyebabkan awan menjadi kecoklatan. Adanya minyak dari kapal yang tumpah
dapat menyebabkan kerusakan keindahan laut dan biota didalamnya.
3. Pencemaran udara dan pencemaran suara mempengaruhi
psikologi manusia. Bunyi keras yang dihasilkan kendaraan menimbulkan pencemaran
udara yang dapat menyebabkan ketulian.
4. Berkurangnya area pertanian dikarenakan peningkatan
pembangunan fasilitas transportasi, misalnya : terminal, bandara, bahkan
jalan raya.
5. Tingginya kadar polusi udara, menyebabkan kesehatan
masyarakat menurun diakibatkan penyakit saluran pernafasan.
D.
UPAYA
MENGATASI DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI
Berbagai aktivitas manusia membutuhkan energi, seperti
batu bara, minyak bumi, air, sinar matahari, angin dll. Permasalahan saat ini
adalah semakin berkurangnya cadangan minyak bumi dunia sementara kebutuhan
bahan bakar harus tersedia.
Penerapan Prinsip ekoefisiensi dalam memenuhi
kebutuhan bahan bakar antara lain:
1. Penggunaan
sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui, seperti tenaga angin, air,
biomassa, dan bahan bakar organik.
2. Dengan
menggunakan akalnya manusia dapat menciptakan mobil yang ramah lingkungan.
Seperti Mobil listrik bernama ELITS yang merupakan hasil eksperimen yang
dilakukan oleh tim Laboratorium Konversi
Energi Teknik Elektron ITS, yang tujuannya untuk mengantisipasi cadangan minyak
bumi yang semakin menipis.
Untuk mengatasi kelangkaan minyak bumi ada beberapa
hal harus kita lakukan. Diantaranya:
a.
Mengonversi dari penggunaan minyak tanah ke gas
Persediaan minyak tanah yang merupakan produk turunan
dari minyak bumi semakin lama semakin menipis. Untuk memperbarui minyak tanah
membutuhkan waktu bejuta-juta tahun. Masyarakat Indonesia saat ini masih
menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar kompor untuk memasak. Sementara
itu, cadangan gas masih banyak dialam. Sehingga dimungkinkan untuk berpindah
menggunakan gas.
b.
Menghemat pemakaian listrik
Saat ini masih banyak pembangkit listrik yang masih
menggunakan mesin diesel sebagai energi pembangkit. Semakin banyak pemakaian
listrik kita maka semakin banyak pula minyak bumi yang harus dikeluarkan untuk
memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Dengan melakukan penghematan listrik,
maka kita telah membantu mengurangi pemakaian minyak bumi.
c. Mencari
sumber energi alternatif baru
Saat ini sudah banyak energi alternatif pengganti
minyak bumi. Dengan terus mencari dan mengembangkan energi alternatif maka
pemakaian minyak bumi akan semakin berkurang. Hal ini tentu menguntungkan karena
energi alternatif dapat diperbaharui dan minyak bumi tidak dapat diperbaharui.
d.
Menggunakan BBM secara bijak
Setiap tahun pengguna kendaraan pribadi semakin
meningkat. Hal ini mengakibatkan penggunaan BBM meningkat. Inilah yang
mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM. Sistem 3 in 1 yang berlaku di kota
besar merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi kelangkaan sekaligus
kemacetan.
e.
Mengubah pola pikir masyarakat
Tak bisa dipungkiri kebanyakan masyarakat Indonesia
masih banyak yang menonjolkan gengsi dan masyarakat konsumsi. Sehingga dalam
suatu keluarga ada yang punya kendaraan pribadi untuk masing-masing anggota
keluarga. Hal ini akan membuat pemakaian kendaraan akan semakin meningkat yang
mengakibatkan kebutuhan terhadap minyak bumi seperti solar meningkat, sedangkan
produksi minyak bumi tidak meningkat. Hal inilah akan mengakibatkan kelangkaan.
BAB III
A. KESIMPULAN
Pada umumnya teknologi masa lalu masih menggunakan
tenaga manual yakni hewan angin ataupun manusia. Selain itu prosesnya juga lama
atau lambat. Namun di sisi lain teknologi masa lalu mamiliki kelebihan yakni
hampir semua bebas polusi.
Namun seiring berkembangnya pola pikir manusia hingga
terciptanya teknologi transportasi, transportasi manual pun ditinggalkan karena
penemuan teknologi transportasi yang terbaru dapat menutupi kekurangan dari
transportasi manual sebelumnya.
Sehingga kini teknologi transportasi sangat dibutuhkan
masyarakat dalam menempuh suatu tempat dengan waktu yang relative lebih
singkat. Namun penggunaan alat transportasi memiliki dampak negative jika
terus-menerus digunakan, baik dari segi alam dan psikologi manusia.
Dari segi alam :
·
Berkurangnya
lahan alam untuk pengembangan pembangunan jalan raya guna menghadapi pesatnya
pertumbuhan kendaraan bermotor (baik motor maupun mobil). Hal tersebut
menyebabkan ketidakseimbangan alam seperti aliran air yang tertutup oleh
pembangunan jalan raya atau pembangunan fasilitas transportasi, sehingga pada
musim penghujan sering terjadi banjir, yang pada ujungnya juga akan merugikan
manusia. Jalanan yang banjir menyebabkan jalan banyak yang rusak, sehingga tak
jarang menimbulkan adanya korban yang terjatuh. Kemacetan dan kendaraan mogok
pun juga tak terelakkan.
·
Minyak
bumi semakin langka seiring perkembangan dan pemakaian alat transportasi
terus-menerus. Misalnya dalam satu keluarga dahulu jarang sekali memiliki
kendaraan bermotor, sekarang minimal dalam satu rumah sering terdapat dua
kendaraan pribadi(motor maupun mobil). Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan
teknologi transportasi berkembang pesat. Yang pasti berdampak pada penggunaan
bahan bakar dalam menjalankan kendaraan tersebut.
Dari segi psikologis manusia:
·
Pencemaran
udara mengganggu manusia dalam kesehatan misalnya iritasi pada mata, kulit, dan
saluran pernafasan.
·
Manusia
menjadi cenderung memiliki sifat meremehkan waktu, misalnya : dengan adanya
kendaraan motor perjalanan ke suatu
tempat dapat terlampaui lebih cepat oleh karena laju motor lebih ditingkatkan
(dalam bahasa sehari-hari *ngebut). Hal tersebut dikhawatirkan dapat terjadi
hal yang tak diinginkan (misalnya terjatuh) akibat mengejar waktu dengan
mengebut.
·
Pencemaran
suara. Bunyi keras yang dihasilkan oleh kendaraan dapat menyebabkan ketulian.
B. SARAN
Perkembangan teknologi transportasi baiknya
dipergunakan seperlunya, jika menempuh jarak dimana bisa dengan berjalan kaki
baiknya berjalan kaki saja. Itu merupakan contoh sederhana dalam mengatasi
dampak negatif dari perkembangan
teknologi tranportasi dari segi penggunaan bahan bakar dan mengurangi polusi
udara dan pencemaran suara.
DAFTAR PUSTAKA
Hariyanto,Tri, Detik-detik Ujian Nasional Geografi,
PT. Intan Pariwara, Klaten: 2010
Mwawardi dan Ir. Nur Hidayati, IAD-ISD-IBD, CV.
Pustaka Setia, Bandung:2002.
Purnama, Heri, Ilmu Alamiah Dasar, PT Renika Cipta,
Jakarta : 1997.
http://walhijabar.wordpress.com/2007/12/31/sistem-transportasi-dan-dampak-bagi-lingkungan.03/10/2011