Minggu, 17 Mei 2015

PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA


PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA

UNTUK MEMENUHI TUGAS AKHIR MATA KULIAH
ILMU ALAMIAH DASAR
index.jpg
DISUSUN OLEH :
DESI NUR DAMAIYANTI
141-600-113

PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA SURABAYA
DAFTAR ISI

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG MASALAH
B.     RUMUSAN MASALAH
C.     TUJUAN PENULISAN
D.    MANFAAT PENULISAN
BAB II
A.    PENGERTIAN DAN PERKEMBANGAN ALAT TRANSPORTASI
B.   FUNGSI DAN MANFAAT TRANSPORTASI
C.   DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI
D.    UPAYA MENGATASI DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI

BAB III
A.    KESIMPULAN
B.     SARAN

DAFTAR PUSTAKA





BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Dari masa ke masa teknologi cenderung selalu berkembang seiring dengan sifat manusia yang tidak pernah puas akan hasil penemuan teknologi sebelumnya. Begitu pula dibidang teknologi transportasi. Transportasi awal dimulai dari tenaga hewan seperti kuda, banteng dan sapi. Namun berkembangnya akal manusia menciptakan berbagai kemajuan dalam transportasi, diawali dengan ditemukannya tenaga listrik. Sehingga kini dapat kita jumpai berbagai alat transportasi, transportasi darat, udara dan laut.
Alat tranportasi merupakan  salah satu kemajuan teknologi yang membantu manusia dalam berbagai kegiatan sehari-hari dalam menempuh perjalanan ke suatu tempat. Transportasi dapat berupa mobil pribadi, taxi, angkutan umum, kereta api, kapal laut bahkan pesawat terbang. Dan berbagai alat transportasi tersebut merupakan hasil dari pemikiran akal manusia dalam  mempermudah seseorang mencapai tujuan yang jaraknya jauh dengan waktu yang relative lebih singkat atau cepat.
Perkembangan teknologi transportasi tak hanya memiliki dampat positif bagi kehidupan manusia. Perlu disadari pada teknologi transportasi dalam menjalankan teknologi tersebut diperlukan bahan bakar. Dimana bahan bakar tersebut didapatkan dari alam, yaitu minyak bumi. Minyak bumi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, sehingga penggunaaan terus-menerus akan berakibat pada alam itu sendiri. Akibat tersebut dapat berupa pencemaran udara, bahkan kelangkaan sumber daya alam minyak bumi.
Pengaruh lain dari perkembangan teknologi yakni semakin banyaknya proyek pembangunan jalan yang dimana sering mengubahfungsikan alam. Contohnya area persawahan harus digusur karena merupakan jalur proyek tol Surabaya – Malang. Karena semakin banyaknya penggunaan transportasi dampak yang ditimbulkan, penulis ingin membahas pada makalah Tugas Akhir Mata Kuliah ILMU ALAMIAH DASAR , mengenai PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI LINGKUNGAN DAN KEHIDUPAN MANUSIA


B.     RUMUSAN MASALAH
Dalam hal ini penulis membahas beberapa masalah PENGARUH PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI BAGI KEHIDUPAN DI BUMI, yakni :
1. Bagaimana  perkembangan alat transportasi sekarang ?
2. Apa dampak yang ditimbulkan alat tranportasi terhadap lingkungan sekitar?
3. Bagaimana upaya mengatasi masalah lingkungan yang ditimbulkan oleh alat transportasi?

C.     TUJUAN PENULISAN
Dalam pembuatan karya tulis ini penulis bertujuan untuk menambah kerangka ilmu mengenai perkembangan teknologi  tranportasi dari perubahannya yang  jauh berbeda perkembangannya sekarang dan berusaha mempelajari dampak-dampaknya terhadap lingkungan hidup, dengan munculnya alat transportasi modern sekarang memberikan gambaran betapa manusia mampu menciptakan sebuah alat yang tidak ada sebelumnya dan kemunculannya sangat bermanfaat bagi manusia, tapi dibalik manfaat positif juga ada dampak negatifnya bagi lingkungan dan masyarakat setermpat. Dan bagaimana cara mengatasi dampak negatif yang ditimbulkan akibat perkembangan teknologi transportasi bagi lingkungan dan kehidupan manusia.

D.    MANFAAT  PENULISAN
Memberikan wawasan dan pembelajaran akan perkembangan teknologi transportasi dari masa ke masa, serta pengaruh positif dan negative yang ditimbulkan. Serta upaya dalam mengatasi pengaruh perkembangan teknologi transportasi tersebut.
Dengan mengetahui bagaimana perkembangan transportasi, sehingga dapat diketahui tentang pola pikir manusia yang cenderung dinamis dan tidak terbatas. Kemudian dari perkembangan transportasi ternyata dapat kita ketahui dampak negatif dari perkembangan tersebut, sehingga timbullah bebagai upaya dalam menyeimbangi dampak negative yang ditimbulkan. Dengan demikian penulisan ini dapat diambil manfaat dalam mengupayakan terjaganya keseimbangan alam, baik bagi penulis dan pembaca.


BAB II

A.    PENGERTIAN DAN PERKEMBANGAN ALAT TRANSPORTASI
Transportasi adalah pemindahan manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah  wahana yang digerakkan oleh tenaga manusia atau tenaga mesin . Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Di negara maju, mereka biasanya menggunakan kereta bawah tanah (subway) dan taksi. Penduduk disana jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena mereka sebagian besar menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka. Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, laut, dan udara.

Transportasi darat pertama manusia ialah dengan menggunakan tenaga hewan, dengan
cara menungganginya, sedangkan transportasi laut atau air yaitu dengan
menggunakan perahu kayu. Kemudian ditemukannya roda dua yang mudah
menimbulkan gerakan, sehingga mendorong terciptanya kereta kuda yang dimana
menggunakan roda dua sebagai alat mempermudah dalam transportasi yang dapat
memuat manusia atau barang lebih banyak dari penggunaan kuda saja sebagai
transportasi. Setelah ditemukannya mesin penggerak roda, maka transportasi bukan
hanya lebih ringan, tetapi juga lebih cepat.

Sekarang tidak ada tempat didunia yang tidak dapat dijangkau manusia untuk didatangi, kemudahan dalam transportasi yang membuat manusia tidak perlu menempuh perjalanan selama berminggu-minggu, berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Perkembangan transportasi yang berkembang pesat  menghilangkan pemisah dalam batas- batas Negara baik dalam segi ekonomi, kerjasama dunia, sosial dll. Alat transportasi yang didukung dengan tehnologi elektronik atau mekanik seperti mobil yang selalu mengalami perubahan dari masa kemasa yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga menghasilkan mobil yang canggih dalam kecepatan dan bentuknya.

Adapun setelah dikembangkannya ilmu pengetahuan dan tehnologi sarana dan prasarana alat transportasi menjadi lebih mudah. Misalnya: sepeda motor, mobil, bis truk, kereta api, jembatan dengan kekuatan tertentu sesuai dengan kebutuhan kendaraan yang boleh melewatinya. Untuk tranportasi melalui laut telah dapat dibuat sesuai kebutuhan yang dimasuki kapal dengan ukuran tertentu. Bahkan, sekarang dibuat kapal laut yang bertenaga nuklir. Transportasi lewat udara diamna sebelum ada industri pesawat terbang. Dengan perkembangan tehnologi dapat diciptakan industry pesawat terbang dengan kecepatan lebih besar dibandingkan kecepatan suara.


B.     FUNGSI DAN MANFAAT TRANSPORTASI
Menurut Utamo, transportasi memiliki fungsi dan manfaat yang terklasifikasi menjadi beberapa bagian penting. Transportasi memiliki fungsi yang terbagi menjadi dua yaitu melancarkan arus barang dan manusia dan menunjang perkembangan pembangunan (the promoting sector).
 Sedangkan manfaat transportasi menjadi tiga klasifikasi yaitu:
1.      Manfaat Ekonomi
    Kegiatan ekonomi bertujuan memenuhi kebutuhan manusia dengan menciptakan manfaat. Transportasi adalah salah satu jenis kegiatan yang menyangkut peningkatan kebutuhan manusia dengan mengubah letak geografis barang dan orang sehingga akan menimbulkan adanya transaksi.
2.      Manfaat Sosial
    Transportasi menyediakan berbagai kemudahan, diantaranya
 a) pelayanan untuk perorangan atau kelompok,
b) pertukaran atau penyampaian informasi,
c) Perjalanan untuk bersantai,
d) Memendekkan jarak,
 e) Memencarkan penduduk / transmigrasi penduduk.
3.      Manfaat Politis
    Transportasi menciptakan persatuan, pelayanan lebih luas, keamanan
negara, mengatasi bencana, dll.
4.      Manfaat Kewilayahan
       Memenuhi kebutuhan penduduk di kota, desa, atau pedalaman.



C.     DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI
Perkembangan alat transportasi memiliki dampak positif dan negatif bagi kehidupan manusia dan lingkungan alam. Teknologi transportasi memerlukan bahan bakar sebagai penggerak mesin, yakni minyak bumi. Asap-asap kendaraan mengakibatkan polusi udara di perkotaan, namun alat transportasi juga memiliki dampak positif akan kenyamanan dalam bertransportasi.

Dampak positif teknologi transportasi :
1.      Bagi masyarakat dipedesaan, transportasi sangat diperlukan dalam menyalurkan hasil pertanian, perkebunan, dan peternakan ke perkotaan. Sehingga mempermudah hubungan perekonomian masyarakat desa dengan masyarakat diperkotaan.
2.      Mempersingkat waktu perjalanan/ tidak memerlukan waktu banyak dalam menempuh perjalanan.
3.      Gas karbonmonoksida dari kendaraan bermotor bila bereaksi dengan oksigen diudara akan menghasilkan gas karbon dioksida yang bisa dimanfaatkan dalam proses fotosintesis pada tumbuhan.

Dampak negatif :
1.      Minyak bumi semakin langka seiring perkembangan dan pemakaian alat transportasi terus-menerus.
2.      Alam menjadi tidak estetis (indah) , seperti asap kendaraan bermotor yang bercampur dengan debu akan membentuk oksidasi nitrogen yang menyebabkan awan menjadi kecoklatan. Adanya minyak dari kapal yang tumpah dapat menyebabkan kerusakan keindahan laut dan biota didalamnya.
3.      Pencemaran udara dan pencemaran suara mempengaruhi psikologi manusia. Bunyi keras yang dihasilkan kendaraan menimbulkan pencemaran udara yang dapat menyebabkan ketulian.
4.      Berkurangnya area pertanian dikarenakan peningkatan pembangunan fasilitas transportasi, misalnya : terminal, bandara, bahkan jalan  raya.
5.      Tingginya kadar polusi udara, menyebabkan kesehatan masyarakat menurun diakibatkan penyakit saluran pernafasan.


D.    UPAYA MENGATASI DAMPAK PERKEMBANGAN TEKNOLOGI TRANSPORTASI

Berbagai aktivitas manusia membutuhkan energi, seperti batu bara, minyak bumi, air, sinar matahari, angin dll. Permasalahan saat ini adalah semakin berkurangnya cadangan minyak bumi dunia sementara kebutuhan bahan bakar harus tersedia.
Penerapan Prinsip ekoefisiensi dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar antara lain:
1.  Penggunaan sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui, seperti tenaga angin, air, biomassa, dan bahan bakar organik.
2.  Dengan menggunakan akalnya manusia dapat menciptakan mobil yang ramah lingkungan. Seperti Mobil listrik bernama ELITS yang merupakan hasil eksperimen yang dilakukan  oleh tim Laboratorium Konversi Energi Teknik Elektron ITS, yang tujuannya untuk mengantisipasi cadangan minyak bumi yang semakin menipis. 


Untuk mengatasi kelangkaan minyak bumi ada beberapa hal harus kita lakukan. Diantaranya:

a.       Mengonversi dari penggunaan minyak tanah ke gas
Persediaan minyak tanah yang merupakan produk turunan dari minyak bumi semakin lama semakin menipis. Untuk memperbarui minyak tanah membutuhkan waktu bejuta-juta tahun. Masyarakat Indonesia saat ini masih menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar kompor untuk memasak. Sementara itu, cadangan gas masih banyak dialam. Sehingga dimungkinkan untuk berpindah menggunakan gas.

b.      Menghemat pemakaian listrik
Saat ini masih banyak pembangkit listrik yang masih menggunakan mesin diesel sebagai energi pembangkit. Semakin banyak pemakaian listrik kita maka semakin banyak pula minyak bumi yang harus dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. Dengan melakukan penghematan listrik, maka kita telah membantu mengurangi pemakaian minyak bumi.



c.       Mencari sumber energi alternatif baru
Saat ini sudah banyak energi alternatif pengganti minyak bumi. Dengan terus mencari dan mengembangkan energi alternatif maka pemakaian minyak bumi akan semakin berkurang. Hal ini tentu menguntungkan karena energi alternatif dapat diperbaharui dan minyak bumi tidak dapat diperbaharui.

d.      Menggunakan BBM secara bijak
Setiap tahun pengguna kendaraan pribadi semakin meningkat. Hal ini mengakibatkan penggunaan BBM meningkat. Inilah yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM. Sistem 3 in 1 yang berlaku di kota besar merupakan salah satu cara efektif untuk mengatasi kelangkaan sekaligus kemacetan.

e.       Mengubah pola pikir masyarakat
Tak bisa dipungkiri kebanyakan masyarakat Indonesia masih banyak yang menonjolkan gengsi dan masyarakat konsumsi. Sehingga dalam suatu keluarga ada yang punya kendaraan pribadi untuk masing-masing anggota keluarga. Hal ini akan membuat pemakaian kendaraan akan semakin meningkat yang mengakibatkan kebutuhan terhadap minyak bumi seperti solar meningkat, sedangkan produksi minyak bumi tidak meningkat. Hal inilah akan mengakibatkan kelangkaan.














BAB III

A.    KESIMPULAN
Pada umumnya teknologi masa lalu masih menggunakan tenaga manual yakni hewan angin ataupun manusia. Selain itu prosesnya juga lama atau lambat. Namun di sisi lain teknologi masa lalu mamiliki kelebihan yakni hampir semua bebas polusi.
Namun seiring berkembangnya pola pikir manusia hingga terciptanya teknologi transportasi, transportasi manual pun ditinggalkan karena penemuan teknologi transportasi yang terbaru dapat menutupi kekurangan dari transportasi manual sebelumnya.
Sehingga kini teknologi transportasi sangat dibutuhkan masyarakat dalam menempuh suatu tempat dengan waktu yang relative lebih singkat. Namun penggunaan alat transportasi memiliki dampak negative jika terus-menerus digunakan, baik dari segi alam dan psikologi manusia.

Dari segi alam :
·         Berkurangnya lahan alam untuk pengembangan pembangunan jalan raya guna menghadapi pesatnya pertumbuhan kendaraan bermotor (baik motor maupun mobil). Hal tersebut menyebabkan ketidakseimbangan alam seperti aliran air yang tertutup oleh pembangunan jalan raya atau pembangunan fasilitas transportasi, sehingga pada musim penghujan sering terjadi banjir, yang pada ujungnya juga akan merugikan manusia. Jalanan yang banjir menyebabkan jalan banyak yang rusak, sehingga tak jarang menimbulkan adanya korban yang terjatuh. Kemacetan dan kendaraan mogok pun juga tak terelakkan.
·         Minyak bumi semakin langka seiring perkembangan dan pemakaian alat transportasi terus-menerus. Misalnya dalam satu keluarga dahulu jarang sekali memiliki kendaraan bermotor, sekarang minimal dalam satu rumah sering terdapat dua kendaraan pribadi(motor maupun mobil). Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi transportasi berkembang pesat. Yang pasti berdampak pada penggunaan bahan bakar dalam menjalankan kendaraan tersebut.

Dari segi psikologis manusia:
·         Pencemaran udara mengganggu manusia dalam kesehatan misalnya iritasi pada mata, kulit, dan saluran pernafasan.
·         Manusia menjadi cenderung memiliki sifat meremehkan waktu, misalnya : dengan adanya kendaraan motor  perjalanan ke suatu tempat dapat terlampaui lebih cepat oleh karena laju motor lebih ditingkatkan (dalam bahasa sehari-hari *ngebut). Hal tersebut dikhawatirkan dapat terjadi hal yang tak diinginkan (misalnya terjatuh) akibat mengejar waktu dengan mengebut.
·         Pencemaran suara. Bunyi keras yang dihasilkan oleh kendaraan dapat menyebabkan ketulian.

B.     SARAN
Perkembangan teknologi transportasi baiknya dipergunakan seperlunya, jika menempuh jarak dimana bisa dengan berjalan kaki baiknya berjalan kaki saja. Itu merupakan contoh sederhana dalam mengatasi dampak negatif  dari perkembangan teknologi tranportasi dari segi penggunaan bahan bakar dan mengurangi polusi udara dan pencemaran suara.












DAFTAR PUSTAKA
                                                                                           
Hariyanto,Tri, Detik-detik Ujian Nasional Geografi, PT. Intan Pariwara, Klaten: 2010
Mwawardi dan Ir. Nur Hidayati, IAD-ISD-IBD, CV. Pustaka Setia, Bandung:2002.
Purnama, Heri, Ilmu Alamiah Dasar, PT Renika Cipta, Jakarta : 1997.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar