Pengertian Konflik
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) konflik diartikan
sebagai percekcokan, perselisihan atau pertentangan. Secara sosiologis, konflik
diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih(atau juga
kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau
membuatnya tak berdaya.
penyebab konflik
- Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
- Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
- Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
- Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.
KONFLIK
SEKOLAH
Bentuk-bentuk konflikyang terjadi di sekolah ,
antara lain:
1.
Konflik Tugas (task
conflict),
Konfilk tugas terjadi karena ketidaksesuaian tugas
yang dijalankan tiap individu dalam sekolah dengan kemampuan, pengetahuan,
pendidikan, keterampilan.
2.
Konflik Antarpersonal (interpersonal
conflict).
Konflik antar personal terjadi hubungan antar
individu terganggu dalam sekolah karena terdapat ketidak sepakatan personal
terhadap kebutuhan dan kepentingan individu di sekolah.
3. Konflik prosedural (procedural conflict).
Konflik prosedural terjadi ketika anggota kelompok
dalam organisasi tidak sepakat tentang prosedur dalam mengatur bagaimana cara
atau strategi organisasi dalam mencapai tujuan.
- Konflik antara guru dan siswa
- konflik antar pelajar
Konflik antar sekolah
Metode
dalam penyelesaian konflik meliputi beberapa tahapan penyelesaian, antara lain:
- Pengumpulan data, mengenai data awal yang harus menjawab What ( konflik apa yang terjadi ), Who (siapa yang terlibat konflik),When (kapan konflik terjadi), Where (dimana konflik terjadi), Why (mengapa konflik terjadi), How (bagaimana proses konfilk terjadi dari awal hingga akhir).
- Periksa ulang pencatatan hal tersebut diatas apakah sudah lengkap atau masih ada yang terlewati
- Ingatlah anda bekerja untuk menghasilkan keputusan manajemen konflik.
- Mendengarkan dua pihak atau pihak lain
- Ciptakan kesan bahwa untuk menyelesaikan konflik dibutuhkan kerjasama, karena itu lakukan redefinisi konflik.
- Lakukan negosiasi dan kompromi untuk memilih cara menyelsaikan konflik.
- Kemukan bahwa kerukunan jauh lebih mahal daripada pertentangan dan konflik dalam organisasi
Cara Pengendalian Konflik dan Kekerasan
Secara umum, ada tiga macam bentuk pengendalian konflik sosial, yaitu
konsoliasi, mediasi dan arbitasi.
Konsoliasi
Dilakukan melalui lembaga-lembaga tertentu yang memungkinkan diskusi dan
pengambilan keputusan yang adil di antara pihak yang bertikai.
Mediasi
Dilakukan apabila kedua pihak yang berkonflik sepakat untuk menunjuk pihak
ketiga sebagai mediator.
Arbitasi
Dilakukan apabila kedua belah pihak sepakat untuk menerima atau terpaksa
menerima hadirnya pihak ketiga yang akan memberikan keputusan-keputusan
tertentu untuk menyelesaikan konflik.
Ajudication
Cara penyelesaian konflik melalui pengadilan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar